Ticker

6/recent/ticker-posts

PENDAMPINGAN SUPORTIF DALAM PENINGKATAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL REMAJA DI SENTRA BAHAGIA MEDAN

KABARPOSNEWS.COM - Medan, 7 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Sentra Bahagia Medan, lembaga rehabilitasi sosial di bawah naungan Kementerian Sosial Republik Indonesia. 
Kegiatan ini menjadi sarana penerapan ilmu dan keterampilan pekerjaan sosial secara langsung kepada penerima manfaat.
Selama PKL, mahasiswa melakukan pendampingan terhadap seorang remaja penerima manfaat yang sedang menjalani rehabilitasi sosial. Pendampingan dilakukan menggunakan pendekatan trauma-informed practice yang berfokus pada penciptaan rasa aman, penghormatan terhadap pengalaman individu, serta penguatan potensi klien tanpa mengharuskannya mengingat kembali pengalaman traumatis masa lalu.

Pendekatan ini dipilih karena penerima manfaat telah menjalani rehabilitasi selama sekitar empat tahun dan menunjukkan kondisi psikososial yang lebih stabil. Oleh karena itu, pendampingan difokuskan pada penguatan keberfungsian sosial, peningkatan rasa percaya diri, serta pengembangan minat dan keterampilan.

Kegiatan pendampingan dilakukan secara bertahap melalui komunikasi suportif, active listening, pemberian motivasi, dukungan emosional, serta pengembangan potensi sesuai minat penerima manfaat. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pendampingan dalam bidang seni melalui latihan bernyanyi dan persiapan penampilan pada peringatan Hari Kartini di Sentra Bahagia Medan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan interpersonal melalui partisipasi sosial.

Selain itu, mahasiswa juga mendampingi pengembangan keterampilan desain menggunakan aplikasi Canva dan keterampilan barista sesuai minat penerima manfaat. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan baru, dan kesiapan menuju kemandirian.

Hasil pendampingan menunjukkan perkembangan positif. Penerima manfaat terlihat lebih nyaman berinteraksi, lebih terbuka dalam berkomunikasi, serta lebih percaya diri dalam mengekspresikan kemampuan yang dimilikinya. Antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan menjadi indikator keberhasilan proses penguatan keberfungsian sosial.
Sebagai bentuk apresiasi, 
mahasiswa praktikan memberikan hadiah sederhana kepada penerima manfaat pada akhir kegiatan sebagai simbol dukungan positif sekaligus penanda berakhirnya proses pendampingan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis trauma tidak selalu harus berfokus pada pengalaman traumatis. Lingkungan yang aman, hubungan yang suportif, dan pengembangan potensi individu dapat menjadi langkah penting dalam mendukung pemulihan dan peningkatan kualitas hidup penerima manfaat.

Melalui PKL ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan metode social case work serta memahami pentingnya etika profesi, penghormatan terhadap hak klien, dan pendekatan yang berorientasi pada keamanan dan kenyamanan penerima manfaat.

Sentra Bahagia Medan sendiri terus berkomitmen memberikan layanan rehabilitasi sosial melalui berbagai program pembinaan, pendidikan, dan pengembangan keterampilan guna mendukung kemandirian penerima manfaat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga rehabilitasi sosial diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus mendukung penguatan keberfungsian sosial dan pengembangan potensi penerima manfaat.

Nama : Imelda Anastasia Sihombing
TTL : Medan, 26 Mei 2005
NIM : 230902061
Prodi : Kesejahteraan Sosial FISIP USU
Email : imeldaanastasiasihombing@gmail.com
No. HP : 082183572794
EDITOR REDAKSI

Dilihat